Perkuliahan di Utrecht Summer School -Part 1-

Terharu dan tak kuasa meneteskan air mata kala membaca pengumuman dari Nuffic Neso Indonesia, siang itu tanggal 31 Mei 2012, di perpus UI ( http://www.nesoindonesia.or.id/indonesian-students/kompetiblog-2012/para-pemenang-kompetiblog-2012 ). Karena tiap kali aku memperoleh pengumuman beasiswa yang aku ikuti, biasanya kata-kata terakhir di announcement tertulis seperti ini: ”I would encourage you to reapply next year if you are still interested in participating in this program”. Yang berarti aku belum berhasil lolos. Namun, kali ini lain, salah satu kata yang ada di announcement Neso tersebut adalah: “GEFELICITEERD !!!” “SELAMAT !!!”.

Ya..aku berhasil menjadi pemenang kompetiblog 2012 yang diadakan oleh Nuffic Neso Indonesia dan memperoleh beasiswa summer school di Universiteit Utrecht, alhamdulillaah..Usai sujud syukur, aku menelpon orang tua untuk mengabari anugerah ini, juga berbagi kebahagiaan ini dengan sahabat-sahabatku. Baik keluargaku maupun sahabat-sahabatku tak kalah terharunya denganku.

 

NUFFIC NESO INDONESIA

Nuffic Neso Indonesia (atau lebih dikenal NESO INDONESIA/the Netherlands Education Support Office- Indonesia) merupakan perwakilan resmi Nuffic di Indonesia, concern terhadap pendidikan tinggi di Belanda, mempromosikan dan menyediakan informasi mengenai lebih dari 1400 program studi di Belanda yang diselenggarakan dalam Bahasa Inggris.

Banyak beasiswa yang disediakan oleh Neso Indonesia untuk membantu kemajuan masyarakat Indonesia, mulai dari short course, partial scholarship, sampai full scholarship. Untuk jenjang S1, S2, maupun S3. Yang paling dikenal di masyarakat umum adalah StuNed scholarship programme.

Info lebih lanjut, silahkan klik:

Salah satu scholarship yang disediakan oleh Neso Indonesia bekerjasama dengan Universiteit Utrecht adalah Utrecht Summer School melalui kompetiblog.

Menulislah dan Belanda Menanti! Tagline yang provokatif dan menggiurkan 😀

Terimakasih banyak Neso Indonesia telah memberikan kesempatan kepada saya untuk mewujudkan salah satu impian saya, Bedankt 😀

 

UTRECHT SUMMER SCHOOL

Utrecht Summer School menawarkan lebih dari 150 program di hampir semua disiplin ilmu yang diikuti oleh student dari seluruh dunia. Dengan mengikuti USS tidak hanya belajar mengenai disiplin ilmu dari program yang diambil, tetapi juga memberikan kesempatan bagi kita untuk bertemu dengan orang-orang dari berbagai belahan dunia, mengikuti excursions ke berbagai kota di belanda maupun Negara lain seperti Belgia, bermacam-macam social gathering seperti cycling, scavenger hunt, Holland culture day, night canoeing, etc, mengenal lebih dekat sistem pendidikan tinggi di Belanda, dan pastinya pengalaman tinggal di Utrecht-Belanda yang tidak akan terlupakan.

Bagi yang ingin menegtahui lebih lanjut, silahkan klik :

 

PEMILIHAN COURSE

Neso Indonesia memberikan 4 pilihan course yang diselenggarakan oleh Utrecht Summer School yang bisa dipilih oleh pemenang kompetiblog 2012. Yaitu:

  1. European Cultures and Identities
  2. European Politics and Economy
  3. Dutch Culture: History and Art
  4. Dutch Culture: Society and Current Issues

Setelah melihat description dari ke empat course tersebut, aku tertarik dengan 2 course pertama, karena cakupan studynya lebih luas yaitu Eropa, dan ada satu lagi alasannya yaitu excursion-nya ke Brussel-Belgia 😀
Awalnya aku memilih course European Politics and Economy. Namun, detik-detik terakhir perhatianku beralih ke European Cultures and Identities. Continue reading

Advertisements

I Love Making Friends

“Renee…pinjem kunci kamarnya dong, kunciku ketinggalan di kamar”

Pintaku ke teman sekamar saat di dapur. Waktu itu kami sedang masak di dapur housing kami bareng Janice, temannya renee yang sedang berkunjung dari Breda.

“Ga dikunci ko..kunciku juga ada di dalam kamar” kata Renee

“Tadi aku coba buka ko ga bisa ya…” sahutku.

“oyaaa…” Renee kaget.

Akhirnya aku, Renee dan Janice mengecek pintu kamar kami, dan benar saja the door is locked. Kami pun mulai panik.

 

Begini kawan ceritanya… Housing kami memiliki 2 macam kunci, yang pertama kunci besi layaknya kunci pintu biasa, yang kedua kunci semacam kartu yang harus discan untuk membuka (warna lampu hijau) dan mengunci pintu (warna lampu merah).

Waktu itu setelah pulang berbelanja bahan makanan, kami membuka pintu kamar kami, menyimpan tas, kemudian membawa bahan makanan ke dapur dan membiarkan pintu kamar kami tertutup tapi tidak terkunci. Kami pun mulai memasak, saat kembali ke kamar dan mencoba membuka pintu, taraaaaa….pintu terkunci. Yang kami heran, ko bisa itu pintu terkunci tanpa salah satu dari kami menguncinya.

Image

Waduhhh…gimana cara bukanya ini. Bukan perkara mudah untuk mendobrak pintu semacam ini dan bukan cara yang terbaik pula untuk membukanya. Kami kembali ke dapur untuk mematikan kompor listrik. Kebetulan saat itu ada Yoshimi dan Takashi (Japanese), kamipun menceritakan kejadiannya. Yoshimi langsung ke kamarnya diikuti oleh kami untuk mengambil kertas tata tertib housing (yang diberikan pada setiap penghuni housing). Di kertas tersebut terdapat no emergency call housing yang bisa dihubungi di luar jam kerja, kejadian ini berlangsung sekitar jam 7 an. Tapi kami bingung mau menghubungi pakai apa? HP kami ketinggalan di kamar. Martha (Spanish), teman sebelah kamar kami yang kemudian tahu tentang kejadian ini, meminjamkan HPnya untuk menelpon emergency call. Informasi dari petugas yang kami hubungi, kami harus mengganti ongkos penggantian kunci maksimal € 400, whhhaaaatttt??? Dikali kurs rupiah saat ini Rp.12.100 = Rp. 4.840.000. MasyaAlloh… Continue reading