Indahnya Kincir Angin Kinderdijk dan Nikmatnya Keju Gouda :D (Lanjutan…)

waiting for the bus

Kedatangan kami disambut hangat oleh pemilik Cheese Farm Hoogerwaard, Teus Hoogerwaard. Cheese farm ini milik keluarga yang dikelola secara turun temurun, dimulai hampir 30 tahun yang lalu. Keju Gouda (Goudse Kaas) terkenal luas di dunia dengan bentuknya yang bulat kuning dan rasanya yang khas.

Setelah kami semua duduk, Teus Hoogerwaard memberikan welcoming speech dengan suasana yang  santai. Dilanjutkan dengan menonton video company profile Cheese Farm Hoogerwaard disertai penjelasan dari Teus.

Dan tibalah saatnya kami praktek membuat keju dengan skala kecil tentunya. Kami dibagi ke dalam beberapa kelompok.

 

Continue reading

Indahnya Kincir Angin Kinderdijk dan Nikmatnya Keju Gouda :D

What kind of summer is this? It’s not like a summer! Dan kalimat lain sejenisnya sering kali terlontar karena beberapa hari ini cuacanya sangat tidak mendeskripsikan summer. Mendung, gerimis, dan angin yang menusuk pori-pori kulit menghiasi hari-hari kami. Studentpun banyak yang menggunakan shawl, sweater, atau bahkan jacket. Jas hujan atau payung pun masuk list perlengkapan yang harus dibawa, karena cuacanya unpredictable. A seemingly elusive summer here in Holland!

Namun, pagi ini lain, sabtu tanggal 7 Juli 2012. Mentari bersinar cerah di langit Utrecht, dengan udara yang sejuk. It’s “like” a real summer. Seakan merestui kami yang akan mengikuti salah satu Social Programme yang diadakan oleh Utrecht Summer School yaitu Discover Holland Day. We are going to Kinderdijk, the largest concentration of old windmills in the world, , Horreeeey Kincir angin…. 😀

And visit to one of the traditional Dutch city, yup it’s Gouda. Di Gouda kami akan mengunjungi salah satu farmhouse cheese and make our own cheese. Hmmm..lekker 😀

Jam 8.45 pagi, 15 menit sebelum bis berangkat, students yang mengikuti Social Programme kali ini, sudah berkumpul di Moreelse Park, taman dekat Utrecht Central Station. Student dari berbagai course mengikuti acara ini, tapi tidak semua karena tiket terbatas. Dari seratusan student yang ikut dibagi ke dalam dua bis besar. Setelah diabsen, kamipun bersemangat untuk segera menaiki bis tersebut.

Sambil menunggu bis, kamipun foto-foto dan ngobrol-ngobrol

Selama di perjalanan, selain ngobrol tak lupa akupun jeprat-jepret view yang melintas di jendela samping bis.

Salah satu icon Rotterdam

mmooooo…sapinya lucu-lucu kaya di iklan-iklan susu ^.^

 

Kinderdijk merupakan sebuah desa yang terletak di sebelah timur Rotterdam. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2-3 jam (karena kami sempat mengalami pergantian bis di tengah perjalanan), akhirnya kami sampai juga di Kinderdijk. Untuk mencapai windmills park-nya, kami menggunakan semacam kapal ferry untuk menyebrang. Kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki sebentar dan tibalah kami di salah satu situs warisan budaya dunia. Yup! 19 kincir angin yang berada di kinderdijk ini terdaftar dalam World Heritage pada tahun 1997. Kincir angin yang ada disini dibangun pada tahun 1740, berarti usianya sekarang 272 tahun, waaahhh tua banget yaa…tapi masih berdiri kuat dan kokoh. Dulu, kincir angin ini berfungsi sebagai pemompa air untuk membuat daratan atau agar tidak banjir. Namun, sekarang ini lebih berfungsi sebagai penggiling gandum, jagung, dan hasil pertanian lainnya.

ini pertama kalinya saya naik kapal ferry, hehehee

 

Saya kembali teringat, siang itu tanggal 31 Mei 2012. Tanggal dimana Neso Indonesia akan mengumumkan pemenang kompetiblog 2012. Saya melintasi jalan Margonda Raya, Depok menuju kampus tercintah, menatap sejenak ke arah kincir angin yang bertengger manis di atas atap “Holland Backery” sambil berdo’a: “Yaa Alloh, hari ini aku hanya bisa melihat kincir angin di atap Holland Backery itu, semoga suatu hari nanti aku bisa melihat langsung kincir angin benerannya di Belanda, aamiin”. Dan sekarang aku hanya bisa berucap: “Subhanalloh, walhamdulillaah, Allohu Akbar” terimakasih yaa Alloh Engkau kembali bermurah hati mengabulkan do’aku.

Berikut beberapa foto yang aku ambil selama disana, I hope these pictures could tell u more than my words how beautiful the windmills, river, and every single thing around there. Continue reading